Saturday, 4 November 2017

Cahaya Bintang Terakhir

Ketika hujan sudah terlanjur jatuh
Biar bersamamu aku berteduh
Temani aku menanti malam yang masih jauh

Namun jika kau memilih datang sebagai pelangi
Aku berharap kau rela memberikanku satu warna
Aku bosan dengan rona senja

Apa lagi aku sudah jenuh mengais rinduku sendiri saat matahari sudah jauh terbenam
Jadilah cahaya terakhir setelah semuanya mulai padam

Datanglah di malam hari sebagai rembulan
Walau hanya  cahayamu yang sampai kepadaku
Bersinarlah untuk membunuh kesepianku

Namun jika kau datang hanya untuk singgah sementara
Biar lukisan bayangmu tersimpan di langit-langit kamarku
Biar menjadi cahaya bintang terakhir yang menemani sebelum aku terlelap dalam tidurku

Wednesday, 4 October 2017

Sebuah Rasa

Sebenarnya perasaanku sudah lama tidak berada di tempat ini
Berkelana jauh meninggalkanmu sendiri

Aku bosan melewati malam dengan warna hitam rambutmu
Tanpa ada satupun cahaya rindu yang terlihat dari matamu

Andai aku menjadi bintang
Mungkin aku memilih singgah  lebih tinggi lagi
Samapai kau tidak mampu memandangku lagi

Aku bosan dengan wajah manismu yang sudah terlajur kuteguk
Hanya membuatku tertidur dengan potongan-potongan mimpi buruk

Andai aku menjadi matahari
Mungkin aku memilih tenggelam di sore hari
Lalu tidak akan terbit di pagi hari
Agar kau tahu betepa aku memiliki arti

Saturday, 2 September 2017

Pelangi di Atas Dermaga

Aku heran
Apa yang hendak kau cari bersama rintik hujan
Sementara akupun justru berteduh dalam kesendirian

Jika kau tidak keberatan
Bolehkah aku sembunyikan kesepianku di balik warna-warnamu
Barang kali aku bisa menemukan kehangatan

Atau mungkin pinjamilah warnamu sebentar saja
Atau jadikan aku angin di bawah lengkung menawanmu
Aku ingin terlihat mempesona sebentar saja

Aku bosan melihat biru lautan
Atau debu pelabuhan
Aku ingin lebih dekat dengan awan